TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Perhubungan Umum, Djoko Kirmanto mengungkap, Indonesia masuk dalam jajaran 20 negara yang memproduksi emisi terbesar di dunia. Alasannya, penebangan hutan yang kian marak terjadi di berbagai daerah untuk pembebasan lahan pembangunan.
“Menurut survey yang kita dapatkan, Indonesia masuk 20 besar negara produsen emisi terbesar. Itu semua karena penebangan hutan secara liar dimana-mana,” ujar Menteri PU, Djoko Kirmanto, Senin (16/4/2012).
Dalam penjelasannya, Djoko Kirmanto juga mengatakan kalau emisi yang dikeluarkan dari gedung kantoran mencapai 26 persen.”Pemakaian energi primer di gedung-gedung itu mencapai 30 sampai 40 persen. Emisi yang dikeluarkan itu mencapai 24 persen dari total emisi yang diproduksi oleh alam,”jelas Djoko Kirmanto.
Djoko Kirmanto pun membandingkan dengan negara maju terkait produsen emisi. Kalau survey menghitung 500 tahun lalu, negara-negara berkembang seperti di Eropa yang lebih dahulu memprodusen emisi terbesar.
“Tapi kalau 500 tahun yang lalu negara maju yang paling besar dosanya. Dulu 500 tahun yang lalu Indonesia penuh hutan, jadi karena kita baru menebang (hutan) dan baru di survey, kita ketinggalan merusak saja,” papar Djoko Kirmanto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar